Hari itu tepat tanggal 11 november 2013, sejak aku membuka mata di pagi hari, terbentuk niatan untuk kembali ke rumah lebih awal. Tetapi niat itu terhalang karena jadwal kuliah yang sedang ku jalani. Waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB, aku sampai di kota kelahiran ku. Saat aku hendak masuk ke dalam rumah, seseorang menghampiriku dan memberitahu bahwa keluarga ku sedang berada di rumah sakit bersamanya.
Ruangan itu, ruangan yang selalu ku takutkan saat itu ditempati olehnya. terbaring lemah, detak jantung yang lemah, dan rintihan nafas itu membuatku terpaku serta meneteskan air mata. ya menangis, tangisan yang tidak dapat mengubah apapun pada saat itu aku keluarkan.aku hanya bisa memanggilnya tanpa ada jawaban yang keluar dari mulutnya, aku hanya bisa menciumnya tanpa ada balasan yang ia lakukan untuk ku, tak bergerak, tak bersuara itu yang ku tau.
12 november 2013, niatan itu kembali lagi dan semakin kuat sehingga membuatku tak mampu berpikir banyak, hanya kata itu "pulang" yang terus berada dalam otakku.senja kelabu dan rintik-rintik hujan menemani perjalanan pulang. tepat pukul 19.00 aku tiba di tempat itu, sebuah rumah dengan bendera berwarna kuning di pagarnya dan segerumunan orang di sana. aku berbegas masuk ke dalam lalu melihat seseorang berbaring dengan tubuh dan wajah yang ditutupi kain. dia, dia wanita itu, wanita yang memiliki 10 orang anak, wanita yang membiayai keluarganya dengan usaha keras tanpa mengeluh, wanita yang di panggil "ibu" oleh ayahku, wanita yang selalu menceritakan kehidupan ayahku di masa kecil, wanita yang menasehatiku untuk jadi seseorang yang kuat, wanita yang merengek untuk menemaniku ke surabaya, wanita yang meminta " teh, periksa mbah dong", wanita yang selalu memberikan aku hadiah padahal dia sudah tak memiliki apa-apa, wanita yang selalu meminta untuk dicium walaupun terkadang mendapat tolakan, wanita yang selalu bertanya "teteh udah makan?" saat aku tiba di kediamannya. kini raganya sudah tiada, raga yang biasanya memelukku saat aku datang.
maafkan aku, atas semua kesalahan yang ku perbuat. maafkan aku yang belum bisa mewujudkan keinginanmu. now i lost the figure of your, thank you for all that you give to me. selamat jalan, mbah.
Rabu, 13 November 2013
Jumat, 01 November 2013
TUGAS19 - Sikap Terhadap Merokok
Sikap Terhadap Merokok
Perilaku Merokok
Kalangan
perokok di Indonesia sangat beragam mulai dari anak-anak, remaja, dewasa,
hingga lanjut usia. Perilaku ini tentu ada penyebab dan dampak yang akan
diterima bagi dirinya mau pun oranglain. Pada Masa remaja mudah sekali mereka
untuk menjadi perokok,karena masa remaja adalah masa yang cukup mudah untuk
dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Oleh karena itu banyak remaja yang terbawa
pergaulan seperti perilaku merokok. “Sifat-sifat Anak Remaja” ( n.d.)
Penyebab Perilaku Merokok
Banyak sekali faktor yang menjadi penyebab
merokok, terutama di kalangan remaja yaitu
Faktor dari dalam. Faktor dari dalam yaitu faktor pribadi,
pada masa remaja tingkat kestabilan mental mereka turun naik,akibatnya mudah
sekali untuk mengalami stres, gelisah, takut, kecewa, dan putus asa. sehingga
mendorong mereka untuk merokok, karena rokok mengandung nikotin yang berfungsi
untuk menenangkan.
Faktor
dari luar. Ada berbagai faktor dari luar yang mempengaruhi
seseorang untuk merokok yaitu: pertama faktor lingkungan, remaja mulai mencoba
merokok karena lingkungan sekitarnya adalah perokok, sehingga mendorong mereka
untuk mencobanya. Kedua faktor ekonomis dan tekanan sosial, faktor ini menurut
saya yang sangat mempengaruhi seseorang untuk merokok karena harga rokok cukup
terjangkau dan membuat para perokok pemula tidak berpikir 2 kali untuk
mencobanya. Kemudian tekanan sosial, tekanan sosial biasanya memunculkan
pandangan para remaja bahwa rokok adalah simbol laki-laki, hal ini disebabkan iklan-iklan
rokok pada media masa selalu digambarkan dengan lelaki sejati, tampan, glamour,
dan kreatif yang membuat para remaja terpikat untuk merokok. Toko rokok (“Faktor-faktor
yang Menyebabkan Seseorang Merokok,” 2011).
Dampak
“Kenakalan
anak merupakan tingkahlaku anak yang menimbulkan persoalan bagi oranglain” (Gunarsa,
1976, h. 15). Merokok pada masa remaja atau kanak-kanak dapat disebut kenakalan
remaja yang menyebabkan kerugian bagi dirinya dan oranglain, dampak yang
ditimbulkan tentu saja dampak terhadap kesehatan dirinya, dampak dari segi
ekonomis dan dampak bagi orang lain. Dampak bagi kesehatan, orang yang merokok
akan mengalami gangguan pernapasan, serangan stroke ringan, dan gangguan pada
saluran pencernaan. Dampak dari segi ekonomis, meskipun harga rokok cukup
terjangkau, kebutuhan seorang perokok berat untuk merokok sangat besar sehingga
dalam sehari perokok tersebut dapat menghisap sebungkus bahkan dua bungkus
rokok yang membuat pengeluaran mereka bertambah. Dampak bagi oranglain, perokok
tidak hanya menimbulkan dampak bagi dirinya sendiri tetapi juga pada oranglain.
Asap rokok yang ditimbulkan membuat orang yang ada di sekitarnya menghirup asap
tersebut dan menyebabkan dampak yang lebih buruk dibanding orang yang merokok. “Dampak
Buruk Rokok Bagi Kesehatan”, (n.d.)
Cara Menentang Perilaku Merokok
Cara
untuk menentang atau menghentikan perilaku merokok adalah (a) niat dari dalam
diri, (b) mengunyah permen karet, (c) pergaulan.
Pertama niat dari dalam diri, selain dukungan
dari keluarga harus ada niat dari dalam diri sendiri untuk berhenti merokok dan
tidak setengah setengah. Kedua mengunyah permen karet, permen karet bisa
digunakan untuk mengganti rokok saat keinginan merokok itu muncul. Ketiga
pergaulan, usahakan hindari pergaulan dengan orang-orang yang merokok, karena
kemungkinan mereka akan mempengaruhi lebih besar lagi. (“cara Mengatasi
Kecanduan Merokok”, 2012).
DAFTAR PUSTAKA
Sifat-sifat Anak
Remaja. (n.d.). Diunduh http://www.bimbingan.org/sifat-sifat-anak-remaja.htm
Faktor-faktor yang Menyebabkan Seseorang Merokok. (2011). Diunduh dari http://tokorokok.com/seputar-rokok/faktor-faktor-yang-menyebabkan-seseorang-merokok/
Syam, F. A. (n.d).
Diunduh dari http://www.readersdigest.co.id/sehat/info.medis/dampak.buruk.rokok.bagi.kesehatan/005/001/188
Gunarsa, S. D. Psikologi Anak Bermasalah.
(h. 15). Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Cara Mengatasi Kecanduan Merokok. (2012). Diunduh dari http://www.unikgaul.com/2012/02/cara-mengatasi-kecanduan-rokok.html#
Langganan:
Postingan (Atom)